Masihkah kita cuek dengan Palestina


Sudah terlalu sering  bahakan sering kita diperlihatkan pada fenonema nyata  oleh aksi kebiadaban Zionis Israel terhadap rakyat Palestina sejak pendudukan mereka terhadap bumi Palestina tahun 1946.  Kita sebagai orang Indonesia, khususnya ummat Islam mempunyai banyak alasan mengapa kita harus Perduli dengan Palestina, apalagi sesama muslim wajib untuk menolong saudara muslim lainnya. Jika ada satu yang sakit maka yang lain juga sakit.

Alasan-alasan kenapa kita harus perduli terhadap Palestina dan Memboikot Negara Zionis Israel antara lain adalah :
1. KaumMuslimin se-dunia adalah saudara Se Iman. (Q.S Al-Hujarat : 10) Sabda Rsulullah SAW: “Setiap Muslim adalah saudara bagi muslim lainya” ( H.R. Bukhari)
2. Membebaskan saudara dari kedzaliman adalah wajib, sedangkan membiarkanya mendapat laknat Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda :” Jika dia berbuat dzalim, maka kau cegah dia dari kedzaliman itu,itulah yang disebut menolongnya. Tetapi bila ia didzalimi maka wajib pula bagi yang lain untuk menolongnya terbebas dari kedzaliman itu” ( H.R : Muslim)
3. Zionis Israel Merampok wilayah kaum Muslimin (Bumi Palestina) secara nyata dan kejam. Terlalu banyak catatan sejarah pencaplokan ini sejak tahun 1946. Ini merupakan bentuk penjajahan yang nyata di dunia. Dan sebagai orang Indonesia Konstitusi kita di Pembukaan UUD 1945 telah jelas Bahwa Negar Kita menolak penjajahan di seluruh dunia.
4. Israel telah membunuh banyak nyawa kaum Muslimin tak berdosa yang merupakan warga sipil Palestina dan memproses untuk pengambil alihan dan penghancuran Masjid Al Aqsha Masjid Suci Ummat Islam. Pernah terjadi pembakaran Masjid AL-Aqsha tanggal 21 Agustus 1969 yang mendorong berdirinya Konferensi negara Islam ( OKI )
5. Israel Pelanggar Perjanjian dan Konvensi paling banyak di dunia. Jumlah resolusi perdamaian yang diabaikan oleh Israel yang difasilitasi PBB telah mencapai 69 buah. Masihkah pantas ada perjanjian / perundingan damai dengan Negara Zionis Israel?
6. Israel sumber agresor dan kerusakan di muka Bumi. Israel juga menganut standar ganda yang juga di terapkan terhadap rakyat Palestina. Israel berada di belakang Uni Eropa dan Amerika Serikat yang menolak kemenangan HAMAS secara demokratis pada pemilu bulan januari tahun 2006 di Gaza.
Banyak cara menyalurkan kepedulian dan mendukung Palestina semampu kita dari Indonesia. Salah satunya dengan cara membokiot Produk-produk dan perusahaan penyumbang dana bagi Negara Israel. Juga dengan menyalurkan harta kita untuk di infakkan bagi rakyat palestina. Dan minimal kita senantiasa mendoakan disetiap sholat kita untuk keselamatan dan Kemerdekaan Rakyat Palestina.
Tahukah kalian, rakyat Palestina yang hidup dalam dalam kondisi tekanan berat Zionis Israel masih sempat menunjukkan kepedulianya menyumbangkan hartanya sesuai kemampuan mereka pada saat di tanah Air kita sedang dilanda Bencana Besar Tsunami di Aceh beberapa tahun silam. Hal ini disampaikan oleh seorang syekh dari Palestina yang datang berkunjung ke Indonesia memberikan bantuan dari rakyat palestina untuk Korban Tsunami di Aceh beberapa tahun silam…

klo mereka saja dalam kondisi seperti itu masih bisa membantu kita, apakah kita tidak sanggup untuk membantu mereka???? Sudahkah kita membantu mereka?? Bantuan kita sekecil apapun sangatlah berarti bagi mereka….

(Sumber KAMDA…)

About KAMMI UMM Raya

By Dept. Humas

Posted on 5 Juni 2010, in Catatan "KAMMI UMM". Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Ass…
    saat ini, saudara kita memang diserang oleh zionis israel, tentu saja kita tidak boleh menutup mata dan telinga karena bagaimananpun juga saudara2 kita ipalestina membutuhkan bantuan kita….
    Minimal bantuan yg dapat kta berikan adalah do’a bagi mereka…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: