Tulang Nasib


Oleh : Ahyan Fuadi (Shafiya Az-Zahra)*

Begitu banyak mata luka di negeriku

Merambat pelan menyusuri lelah yang berpusar pada penderitaan bangsaku

Rakyat menangis, tak didengarkan

Air matapun hanya bisa ditelan

Demi kepatuhan bias sunyi malam,

Para pengemis dan anak di emperan bagai kuncup-kuncup mekar di pekatnya kota,

Tapi tahta telah membuat pemimpin buta,

Tak melihat bayang lirih rakyatnya di tiap jejak mata mereka,

Wahai koruptor-koruptor yang bermuka tanpa dosa,

Lihatlah,

Jam dipusat kota hanya membuntuti langkah kaki-kaki yang kotor,

Mengalir pada rakyatmu keringat lapar dan haus,

Dengarlah wahai pemimpin-pemimpin tak berhati,

Rakyatmu memanggil tanpa suara

Tidakkah kau iba,

Melewati diam negeri yang hanyut di hempas gerak gerik tak bermoral?

Oh tolong…

Jangan patahkan peruntungan nasib di tulang sayap kami

Kembalikan hak kami

Aku sangsi dengan tanah tempatku berpijak

Tanahku, negeriku, Indonesiaku

*Ketua Umum LSO – FPED 2010/2012

*Staff Departemen Keuangan KAMMI UMM Raya 2011/2012

About KAMMI UMM Raya

By Dept. Humas

Posted on 12 Oktober 2011, in Kolom Kader, Sastra and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: