KAMMI ACEH : Tolak Pelemahan Syariat di Aceh


Humas News

Kamis, 18 oktober 2012

Banda Aceh_ Puluhan kader Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) turun menyampaikan Aprisiasi di depan Bundaran Simpang Lima Aceh, Selasa (16/10) pukul 10.30 WIB. Mereka menegaskan penolakan dan perlawanannya terhadap upaya pihak-pihak tertentu yang ingin melemahkan dan melakukan pembusukan terhadap penegakan syariat Islam di Aceh.

Dalam aksi tersebut mereka membawa poster dan spanduk yang menyatakan ““Tolak Intervensi Asing! Save Syariat” dan “Syariat Islam Underattack, Rakyat Aceh Harus Siaga, Save Syariat!” dan ada juga poster yang menyatakan ” Tolak Pelemahan Syari’at Berkedok HAM, Save Syari’at ” dan ” Jangan Sangkut Pautkan HAM dengan Syari’at ” serta ” Tolak Pembusukan, Save Syari’at”.

Aksi unjuk rasa juga berlansung hampir seluruh KAMMI Banda Aceh kemaren. tema nya sama mereka menolak adanya pihak-pihak yang mencoba menghapus Syari’at Islam di daerah Aceh, dan menghimbau untuk “Save Syari’at” kepada seluruh kalangan.

Faisal Qasim SH, sebagai ketua Umum KAMMI Aceh, mengungkapkan bahwa ” Syari’at islam di Aceh terus diserang dari segala penjuru. serangan itu tampak jelas dari timpangnya pemberitaan syari’at Islam di media massa. hal itu terlihat mulai dari khasus bunuh diri PE (Putri Erlina) di Langsa yang di-blow up para jurnalis tertentu secara berlebihan, hingga upaya pendangkalan akidah yang dilakukan LSM dan NGO yang membawa misi agama non-Islam ke Aceh. “

Ia mengatakan, ada sebuah konspirasi besar untuk menggagalkan syariat Islam di Aceh. Bahkan ada pihak-pihak yang secara sistematis berencana membubarkan syariat Islam.
“Kami melihat ada upaya dari kelompok-kelompok yang terstruktur ingin membubarkan syariat Islam di Aceh. Menyikapi hal itu KAMMI Aceh mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk bersama-sama melawan upaya kelompok tersebut,” ungkap Faisal dalam orasinya.
Sepanjang Selasa kemarin, para anggota KAMMI juga menggelar unjuk rasa di Kota Langsa dan Meulaboh, Aceh Barat, untuk menolak upaya pelemahan dan pembusukan syariat Islam di Aceh.
Sebagaimana diketahui, pelaksanaan syariat Islam di Langsa belakangan ini mendapat sandungan berupa ancaman bunuh terhadap Kepala Dinas Syariat Islam setempat, Drs Ibrahim Latief MM, setelah ia menghentikan pertunjukan organ tunggal (keyboard) pada malam hari. Ia dikenal sebagai sosok yang gigih menegakkan syariat Islam di kota itu, meski tantangan yang ia hadapi tidak kecil.
Sementara itu, di Aceh Barat marak terjadi upaya pendangkalan akidah bahkan pemurtadan, dengan bergabungnya puluhan warga setempat ke dalam ajaran Laduni yang dinyatakan MPU setempat sebagai ajaran sesat. Situasi di Aceh Barat tambah galau dengan terungkapnya kegiatan sebuah LSM lokal yang melakukan pendangkalan akidah terhadap murid-murid SD dan madrasah aliah melalui kursus bahasa Inggris dan komputer.
sumber : Media Blog Atjeh
Sebagaimana diketahui, pelaksanaan syariat Islam di Langsa belakangan ini mendapat sandungan berupa ancaman bunuh terhadap Kepala Dinas Syariat Islam setempat, Drs Ibrahim Latief MM, setelah ia menghentikan pertunjukan organ tunggal (keyboard) pada malam hari. Ia dikenal sebagai sosok yang gigih menegakkan syariat Islam di kota itu, meski tantangan yang ia hadapi tidak kecil.
Sementara itu, di Aceh Barat marak terjadi upaya pendangkalan akidah bahkan pemurtadan, dengan bergabungnya puluhan warga setempat ke dalam ajaran Laduni yang dinyatakan MPU setempat sebagai ajaran sesat. Situasi di Aceh Barat tambah galau dengan terungkapnya kegiatan sebuah LSM lokal yang melakukan pendangkalan akidah terhadap murid-murid SD dan madrasah aliah melalui kursus bahasa Inggris dan komputer.

About KAMMI UMM Raya

By Dept. Humas

Posted on 18 Oktober 2012, in Aksi, News. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: