Peran Wanita dalam Memajukan Bangsa


Peran aktif wanita dalam pembangunan di Indonesia mengalami perkembangan hal ini dapat kita lihat salah satunya melalui sejarah perjuangan R.A Kartini menuntut perannya sebagai wanita untuk berkarya bagi bangsanya hingga proses perjuangan para kaum wanita saat ini yang berjuang memperoleh haknya untuk berkarya bagi bangsanya di berbagai bidang dengan pengarus utamaan gender.

Kiprah peran wanita dalam pembangunan tentu saja mutlak diperlukan, hal ini berdasarkan dari berbagai macam potensi dari kaum wanita itu sendiri secara general maupun individual dalam pembangunan. Sejarah telah membuktikan bahwa wanita memiliki peran strategis dalam suatu pembangunan. Sebagaimana yang dimaksud oleh Bung Karno, agar  kaum wanita ikut memastikan arah gerak negara, sehingga kaum wanita mendapatkan hak dasarnya sebagai manusia yang mulia.

Islam sendiri pun  tak kurang contoh atas fungsi dan peran kaum wanita dalam pembangunan yang terdapat di dalam al-Qur’an maupun sirah. Dengan kecerdasan intelektual, spiritual, emosional, dan kelihaian mereka dalam berstrategi dengan pendapat-pendapat dan pengambilan sikap bijak dan keberanian mereka menghadapi suatu konflik yang terjadi adalah merupakan contoh abadi bagi kita. Sebut saja Asiah Istri Fir’aun, Ratu Balqis dari kerajaan Yaman, kedua istri Rasulullah Siti Khadijah Siti Aisyah dan para sahabat wanita lainnya. Tak pernah berteriak dan mempeributkan akan haknya sebagai wanita mempeributkan gender akan tetapi dengan anggun dan terhormat mereka membuktikan mampu mengukir sejarah abadi sebagai wanita berprestasi secara holistic yang membawa pengaruh besar bagi kehidupan.

Ruang apresiasi peran wanita yang saat ini telah diberikan dan semakin terbuka,  memberikan banyak kesempatan kepada kaum wanita untuk menunjukkan eksistensinya dalam pembangunan bangsa. Tentu saja kesempatan tersebut akan sangat memiliki manfaat atau dampak yang baik dengan hasil yang signifikan apabila para kaum wanita tidak sekedar memiliki bentuk protes akan hak yang dituntutnya atas pemikiran kritisnya. Adapun hal yang cukup essential adalah konsep diri sebagai seorang wanita. Ini adalah masalah terbesar yang dihadapi oleh kaum wanita yang seringkali tidak disadari oleh kaum wanita itu sendiri. Bisa kita bayangkan jika para kaum wanita yang berintelektual tinggi bertindak seperti pepatah yang mengatakan “ tong kosong nyaring bunyinya” jelas saja substansi  utama dari peran wanita yaitu membangun bangsa hanya akan menjadi sebuah wacana menarik yang abadi.

Sepatutnya seorang wanita yang sadar akan perannya dalam membangun dan memajukan bangsa berpegang teguh pada salah satu sabda Rasulullah yaitu “Wanita itu tiang Negara, bila dia (wanita) baik, maka baiklah negara itu. Tetapi bila wanita itu rusak maka rusaklah negara itu.” (H.R. Muslim)

Menjadi tiang Negara membutuhkan kecerdesan intelektual sehingga kaum wanita wajib belajar dan mengasah kemampuannya untuk berkontribusi dalam pembangunan. Dalam mewujudkan negara yang baik diperlukan wanita baik tentu saja moral berperan penting dalam hal tersebut. Seorang bijak pernah berkata, “Mendidik manusia tanpa ajaran agama itu sama saja menciptakan
setan    yang sangat     jenius.”

Besar harapan pada kesempatan wanita dalam berkontribusi dan berkarya untuk membangun bangsa semoga menjadi suatu langkah mendidik bangsa kita agar tidak hanya mengajarkan cara hidup akan tetapi  mengajarkan cara membuat kehidupan.

Oleh: Wiwik Widyastuti/PGSD (Demisioner Ketua Departemen Pemberdayaan Perempuan BEM Universitas Muhammadiyah Malang 2011-2012, Demisioner Sekretaris Umum KAMMI UMM Raya 2011-2012)

About KAMMI UMM Raya

By Dept. Humas

Posted on 22 April 2013, in Catatan "KAMMI UMM", Kolom Kader. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Artikel yang sangat mencerahkan .. semoga saja para wanita sadar ya akan peran pentingnya dalam menjaga akhlak bangsa …

  2. saya ingin puisi tentang wanita muslimah dalam kkemajuan bangsa bukan saya mintk sejarah nya gimana sich……..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: