Milad Tahun Baru Islam 1435 Hijriah


kammiu UMM RAYA

Tepat hari ini umat Islam memasuki Tahun baru islam 1435 H. Detik-detik pergantian tahun selalu menjadi pusat perhatian hampir seluruh umat terutama umat Muslim diseluruh dunia. Semaraknya malam pergantian tahun bahkan telah melalaikan manusia akan makna waktu dan lalai terhadap mengingat Allah. Tetapi kita juga jumpai segelintir hamba Allah yang dengan penuh harap dan takut berhitung diri (muhasabah) agar mendapatkan keberkahan dengan makin berkurangnya usia di dunia.

Lantas Momentum apa yang harus kita kerjakan ketika lembaran baru islam di buka?

Waktu yang sudah bergerak tak dapat ditahan dan diundurkan lagi. Setiap ruangan waktu memilki kejadiannya sendiri. Dalam waktu terkandung jejak perjalanan manusia yang akan diputar ulang kelak di hadapan pencipta waktu, Allah SWT. Ada banyak hal yang bisa kita lakukan diantaranya, Menambah kedekatan kepada sang Khaliq Allah SWT. Detik, menit, jam dan hari yang dimiliki orang sukses adalah jejak ikhtiar yang menjadi investasi kejayaannya. Sedangkan bagi manusia yang menderita adalah mereka yang waktu-waktunya dilewatkan dengan melalaikan potensi dan momen yang dimilikinya. Banyak nikmat yang tidak disyukuri dan banyak momen yang terlewat sehingga mereka tidak mendapat apa-apa dari waktu yang dimilikinya. Di ajaran Islam, permulaan Tahun Baru Islam ditetapkan sejak masa Khalifah Umar bin Khattab. Khalifah Umar setelah bermusyawarah dengan sahabat Nabi SAW lainnya menetapkan Tahun Baru Islam dimulai tanggal 1 Muharram. Tanggal 1 Muharram pada Kalender Hijriyah merupakan tonggak bersejaran dimana Nabi Muhammad SAW beserta Sahabat dan pengikutnya melakukan hijarh dari Mekah ke Madinah. Sejak peristiwa Hijarh iniliah Islam mengalami perkembangan pesat dan penyebarannya meluas ke luar Jazirah Arab.

Berhargaanya Waktu

“Semakin lama umur kita semakin berkurang, Jatah hidup kita semakin berkurang“ Mungkin kata cukup tepat untuk kita renungkan. Pergantian tahun mengingatkan kita pada seorang ulama besar, Imam Hasan Al-Basri, mengatakan, ”Wahai anak Adam, sesungguhnya Anda bagian dari hari, apabila satu hari berlalu, maka berlalu pulalah sebagian hidupmu.”

Rasulullah SAW bersabda, ‘‘Sebaik-baik manusia ialah yang panjang umurnya dan baik amal perbuatannya, sedangkan seburuk-buruk manusia adalah yang panjang umurnya tetapi buruk amal perbuatannya.” (HR Tirmidzi).

Hikmah Tahun Baru Islam

Tahun baru yang merupakan bagian dari waktu perlu direnungi untuk mendapatkan pelajaran dalam rangka meningkatkan pemahaman dan amal. Beberapa hikmah yang dapat dipetik dari peristiwa pergantian Tahun Masehi, diantarnya adalah Senantiasa mengingat waktu, memahami pentingnya peningkatan diri, merefleksikan makna hijrah dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kita selalu di mudahkan dalam setiap langkah, Aamiin ya rabbal Alamin.

About KAMMI UMM Raya

By Dept. Humas

Posted on 5 November 2013, in Catatan "KAMMI UMM". Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: